Secara Paksa Buah kelapa Sawit Masyarakat di Serobot dan di Ambil, Ada Apa dengan Aparat TNI di Wilayah Kalimantan Utara..??
Kalimantan Utara,Tribuntujuwali.com
Seimanggaris Pada hari Rabu, 26-06-2024 terjadi kembali dan selalu terjadi penyerobotan pengambilan secara paksa buah kelapa sawit masyarakat kelompok tani yang diduga dilakukan oleh Oknum aparat - aparat TNI dari korem dan kodim bersama anggota pekerja pak zainudin di wilayah perum seimanggaris sekitar jam 11:37 siang.
Sahaeruddin yang sebagai masyarakat kelompok tani mengatakan kepada awak media mabesnews com aparat- aparat TNI dari korem 092/ maharajalaila tanjung selor dan kodim 0911 nunukan yang bernama: PENDI, ARIF, NAZARUDDIN, HASANUDDIN anggota TNI dan anggota pekerja Zainudin lagi-lagi kembali menyerobot masuk mengambil secara paksa buah kelapa sawit kelompok tani tersebut
Menurut keterangan Sahaeruddin sewaktu bertanya kepada pekerjanya bernama Zainuddin, di lahan/kebun yang atas nama John mengatakan, saya di perintahkan masuk mengambil buah kelapa sawit atas perintah Zainudin yang berperan sebagai direktur PT TML (Tunas Mandiri Lumbis) itu.
Menurut pengakuan dan keterangan dari John yang sebagai pekerjanya Zainudin kepada Sahaeruddin, apakah anggota TNI yang berada dilapangan lebih mengikuti perintah Zainudin daripada Komandannya sendiri, diduga kuat para anggota TNI lebih membela siapa yang membayar lebih besar daripada gajinya, dari negara dia akan melakukan apa saja perintah orang yang sanggup membayarnya dengan dominal yang sangat besar tersebut.
Dalam hati Sahaeruddin yang paling dalam selalu bertanya-tanya apakah Zainudin telah membayar gaji lebih besar kepada anggota TNI tersebut ? Apakah Zainudin itu kebal hukum ? ," ucap Sahaeruddin.
Baba Laeda juga sudah melaporkan langsung kejadian itu ke BABINSA melalui telpon seluler mengenai permasalahaan penyerobotan lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah perum seimanggaris, Babinsa langsung merespon laporan tersebut, Babinsa mengatakan sekarang ini saya berada di nunukan pak, mungkin besok baru saya masuk dan melihat langsung lahan perkebunan kelapa sawit masyarakat kelompok tani itu yang diserobot paksa oleh anggota Zainuddin dan mengenai keterlibatan pengawalan yang dilakukan oleh anggota saya dilapangan.
Tetapi kemarin pada hari Jum'at Tgl 28-06-2024 di acara pelaksanaan kegiatan Stunting di pos yandu wilayah kilang RT 11 pak Baba Laeda bertemu langsung dengan pak Babinsa dan menanyakan tentang kapan ada kesempatan dan waktunya untuk melihat secara langsung lahan/kebun kelompok tani, pak, jawab pak Babinsa tunggu dulu sampai saya ada kesempatan berhubung sekarang ini, saya lagi banyak kegiatan dinas pak. Katanya.
Anggota kelompok tani semaja V, Baba Laeda meminta kepada semua pihak anggota aparat TNI dan Zainudin beserta anggotanya, kasihanilah masyarakat kelompok tani, jangan terlalu dikriminalisasi dan di takut-takuti walaupun Zainudin mampu membayar anggota TNI dan kebal hukum, tapi kami semua kelompok tani semaja V butuh makan juga, butuh untuk menghidupi keluarga anak-anak beserta cucu-cucu kami, sama juga mungkin dengan keluarga bapak-bapak anggota TNI dan keluarga Pak Zainudin,"tutup Baba Laeda.
(Red/Samsul/Bungadiah/Tim)
0Comments