Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Dugaang keras Pihak Pengamanan atau satpam dari PT .MSS Menggelapkan Unit Niaga Finance.TBK

Dugaang keras Pihak Pengamanan atau satpam dari PT .MSS Menggelapkan Unit Niaga Finance.TBK
Font size
Print 0


Morowali - Bahodopi .- Tribuntujuwali.com. --  di tanggal 14 April 2025, telah ditemukan satu unit kendaraan roda empat merek Toyota Calya berwarna hitam, yang terparkir di lingkungan perusahaan PT. Morowali Security Service (PT. MSS) yang berlokasi di Kecamatan Bahodopi. Unit kendaraan tersebut ditemukan menggunakan nomor polisi gantung dan berada di lokasi namun dari pihak pembiayaan PT.Niaga Finance .TBK menunggu sampai beberapa hari kemudian .namun pihak pemilik tidak kunjung datang dan munculkan dirinya sebagai pemilik kendaraan merek Toyota calya warna hitam .,namun setelah itu ,pihak PT .Niaga Finance TBK encoba melakukan upaya dengan .embuka mobil tersebut guna untuk memastikan unit atau mobil Toyota calya tersebut .,mengetahui bahwa mobil calya warna hitam ini adalah betul betul milik pembiayaan PT Niaga Finance .,setelah nya di buka ..baru pihak pengamanan mendatangi orang Niaga Finance .guna untuk melakukan beberapa pertanyaan .dan memastikan bahwa ya g membuka mobil tersebut itu siapa sebenarnya .,tidak lama kemudian ,di panggil lah dari pihak Niaga Finance .ke pos pengamanan .PT.Mss.Untum melakukan suatu mediasi .dengan beberapa kesepakatan yang di bangun oleh pihak PT.Mss .Dan Pihak PT .Niaga Finance .di situlah lahir kesepakatan dan berkomitmen di dua perusahaan ini .bahwa akan nantinya .kalau ada nanti pihak kepemilikan kendaraan .makan kami dari pihak Niaga Finance .akan di hubungi segerah .supaya masing masing mendapatkan kepastian kendaraan .merek Toyota calya  dengan warna hitam .tersebut.. ungkap nya .pihak Niaga Finance .kamis 25/0



Namun, hingga saat itu pembukaan unit mobil dilakukan dari pihak Niaga Finace atas dasar yang mencurigakan tidak ditemukan dokumen yang menyatakan kepemilikan atau identitas yang sah, sehingga dugaan kuat bahwa unit tersebut di nyatakan ,pemilik nya sudah tidak ada lagi di karenakan ada kemungkinan besar menyadari dirinya bahwa mobil tersebut belom kami bayar sehingga melakukan upaya .meninggalkan unit nya .lalu,pihak pinjam e .mendapatkan nya .saat itu .langsung beberapa hari jedda nya .namun juga tak si pemilik tak kunjung datang untuk mengambil unitnya ..pihak Niaga Finance .di nyatakan juga berhak untuk mengamankan unit tersebut karena sudah berkordinasi pihak kantor pusat ,bahkan Samapi pihak kantor mengeluarkan SK.dan memperlihatkan dan mengirimkan foto copy BPKB sebagai bukti bahwa unit ini benar .dari pihak perusahaan atau pembiayaan PT.Niaga Finance. melalui perwakilannya,inisial  Amr, bahkan turut diperiksa dan dimintai keterangan oleh pihak pengamanan PT. MSS,Samapi lagi bermalam di penjagaan pengamanan .PT.Mss.nanti setelah adanya kesimpulan kesepakatan dari pihak PT.MSD.,dan Pihak PT.Niaga Finance TBK.  untuk menyelesaikan permasalahan ini.dengan cara nanti di hubungi kalau si pemilik kendaraan atau sudah ada pemilik nya maka pihak PT MSS.ini akan menghubungi orang pihak PT .Niaga Finance .ungkap nya dari pihak PT.MSS pada waktu Itu..Kamis 25/09/25


Selanjutnya, pada tanggal 3 Juni 2025, pihak PT. Niaga Finance kembali mendatangi lokasi (TKP) untuk menindaklanjuti keberadaan unit Toyota Calya tersebut. Namun sangat disayangkan, unit kendaraan sudah tidak berada di lokasi. Hal ini menimbulkan keganjilan dan kekhawatiran dari pihak pembiayaan (PT. Niaga Finance), karena sebelumnya telah ada kesepakatan tertulis maupun lisan bahwa unit tersebut tidak boleh diserahkan kepada siapa pun sebelum ada informasi resmi dan koordinasi dengan pihak pembiayaan.



Saat dikonfirmasi kepada pihak pengamanan PT. MSS, dijelaskan bahwa unit tersebut telah diambil oleh orang yang mengaku sebagai pemilik, namun penyerahan unit dilakukan tanpa pemberitahuan atau konfirmasi kepada pihak PT. Niaga Finance, yang jelas-jelas bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya. Bahkan pihak yang berjaga pada saat penyerahan unit bukanlah personel yang sebelumnya terlibat dalam kesepakatan awal, sehingga tanggung jawab dan keabsahan penyerahan unit menjadi dipertanyakan.


Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya kelalaian, ketidak konsistenan, atau bahkan persekongkolan antara oknum pengamanan dengan pihak yang mengambil kendaraan. Tidak adanya bukti serah terima resmi juga memperburuk situasi, dan menimbulkan indikasi kuat bahwa kendaraan tersebut telah diserahkan secara tidak sah, yang bisa dikategorikan sebagai tindakan penggelapan.


Kesimpulan dan Tindakan Selanjutnya:


Dengan mempertimbangkan seluruh kejadian tersebut, pihak PT. Niaga Finance menyatakan bahwa:


Tindakan pengamanan dari pihak PT. MSS tidak sesuai dengan komitmen dan kesepakatan yang dibuat sebelumnya.


Hilangnya unit tanpa konfirmasi dan tanpa bukti penyerahan yang sah kepada pemiliknya adalah pelanggaran serius.


Jika dalam waktu dekat unit Toyota Calya hitam tersebut tidak dikembalikan atau tidak ditemukan titik terang terkait keberadaannya, maka PT. Niaga Finance akan melanjutkan masalah ini ke jalur hukum, yakni melaporkan kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia, sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku.



Demikian laporan ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan peringatan serius atas dugaan pelanggaran yang telah terjadi.


Bahodopi, 25 September 2025


Hormat kami,

PT. Niaga Finance

(Amr - Perwakilan)

Dugaang keras Pihak Pengamanan atau satpam dari  PT .MSS Menggelapkan Unit   Niaga Finance.TBK
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully