Ketua AWPI DPC - Purwakarta Ramaldi Mengatakan Dana Pokir Aspirasi Rakyat Bukan Modal Politik
Purwakarta- Tribuntujuwali.com
Dewan Pimpinan Cabang DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia ( AWPI) Kabupaten Purwakarta yang diketuai oleh Ramaldi.
Ramaldi mengatakan Dana pokok- pikiran (Pokir) dewan sejatinya adalah wadah untuk menyalurkan suara rakyat. Namun, di Purwakarta dana ini kerap dituding berubah wujud menjadi “mesin politik” untuk menjaga kursi kekuasaan di dapilnya masing-masing anggota dewan. Minggu ( 7/09/2025).
Pandangan Ramaldi menegaskan: jika dana pokir hanya diarahkan ke basis suara, maka demokrasi sedang sakit. Aspirasi rakyat disulap menjadi proyek politik,pembangunan jadi timpang, tindih dan rakyat di luar dapil unggulan dibiarkan menunggu giliran yang tak pernah datang.
" Inilah wajah krisis etika politik kita. Legislator yang mestinya berpikir untuk rakyat justru sibuk mengamankan elektabilitas. Politik dipersempit jadi transaksi proyek, bukan lagi jalan pengabdian,"ucap Ramaldi.
Ramaldi menyerukan langkah tegas: bentuk badan independen untuk mengawasi dana pokir, buka laporan anggaran secara transparan, dan beri sanksi keras bagi dewan yang menjadikan dana publik sebagai alat kampanye terselubung.
Dana Pokir ( Pokok Pikiran) adalah alokasi anggaran yang diberikan kepada anggota DPRD untuk mendanai proyek atau kegiatan berdasarkan aspirasi masyarakat didaerah pemilihan mereka dan Dana ini diperuntukkan untuk mendukung pembangunan daerah dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya.
Pengunaan Infrastruktur pembangunan jalan, jembatan,irigasi dan fasilitas umum lainnya,
Pertanyaannya sederhana: apakah dana pokir akan kembali menjadi milik rakyat ? atau terus menjadi tiket politik lima tahunan? Jawabannya ada di tangan para wakil rakyat itu sendiri.ucap Ramaldi.
Penggunaan Dana Pokir harus sesuai dengan tujuan yang ditetapkan dan dilaporkan secara berkala dan pelaksanaan proyek juga harus melibatkan masyarakat setempat dan diawasi oleh Lembaga Pengawas untuk memastikan penggunaan Dana yang efektif dan efisien, pungkasnya.
(*)
0Comments