Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Nama Baik Pers Tercoreng, Oknum Wartawan Inisial AS Jadi Momok Bagi Transportir

Font size
Print 0

Foto ilustrasi Premanisme 

TRIBUNTUJUWALI.COM
| Kasus dugaan pemerasan kembali mencoreng nama baik profesi wartawan. Seorang oknum berinisial AS, asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dilaporkan melakukan pemerasan terhadap sejumlah pengusaha transportir.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, AS menjalankan aksinya dengan gaya premanisme di beberapa daerah, termasuk di perbatasan Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tengah (Sulteng). Modusnya, AS mengejar dan menahan mobil tangki industri yang melintas, lalu meminta dokumen kendaraan layaknya aparat kepolisian sambil merekam targetnya.


Setelah itu, AS membiarkan kendaraan melanjutkan perjalanan jika permintaannya dipenuhi. Beberapa pengusaha transportir berinisial AR, FJ, MAK, dan SP disebut-sebut dipaksa menyerahkan uang hingga jutaan rupiah.


Tak hanya itu, AS bersama rekannya juga meminta nomor kontak pimpinan atau direktur perusahaan. Jika uang tidak diberikan, mereka mengancam akan membuat rilis berita dan memviralkannya ke media nasional.


Sejumlah korban bahkan mengaku sudah mengirimkan uang dalam jumlah besar. Namun, tidak lama kemudian muncul lagi nomor baru yang kembali meminta uang dengan ancaman serupa.


Para korban mengeluhkan tindakan AS yang dianggap mencoreng profesi wartawan dan jelas melanggar kode etik jurnalistik. "Tugas wartawan bukan berlagak premanisme dan melakukan pemerasan," ujar salah satu korban.


Atas kejadian ini, Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polda Sulsel dan Polda Sulteng diminta segera menangkap oknum wartawan berinisial AS. Pasalnya, terdapat sejumlah bukti transfer uang hingga jutaan rupiah yang diduga terkait praktik pemerasan tersebut. ( Red/2R)


Nama Baik Pers Tercoreng, Oknum Wartawan Inisial AS Jadi Momok Bagi Transportir
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully