Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Proyek Hotmix Jalan Neglasari–Citatah Diduga Asal Jadi, CV Haka Mubarok Kembali Disorot

Font size
Print 0
Proyek Hotmix Jalan Neglasari–Citatah Diduga Asal Jadi, CV Haka Mubarok Kembali Disorot


SUMEDANG,Tribuntujuwali.com
Pekerjaan rehabilitasi jalan Neglasari–Citatah yang berlokasi di Desa Ranggon, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, kembali memunculkan polemik. 
Proyek hotmix yang dikerjakan oleh CV Haka Mubarok itu dinilai tidak transparan dan diduga tidak sesuai dengan standar teknis.

Pantauan di lapangan menunjukkan papan informasi proyek tidak mencantumkan data penting, termasuk volume pekerjaan. Padahal, informasi tersebut wajib dipublikasikan untuk menjamin transparansi penggunaan anggaran.
Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp227.391.015 dan nomor kontrak 05/01.0044/SP/PPK-BM/DPUTR/VII/2025, diduga dikerjakan jauh dari spesifikasi teknis. 

Hasil investigasi menunjukkan, rata-rata ketebalan aspal hotmix hanya sekitar 2 sentimeter, sedangkan standar jalan kabupaten seharusnya 4 sentimeter.

Alih-alih memastikan kualitas pekerjaan, proyek ini justru diviralkan melalui akun TikTok Camat Darmaraja. Dalam unggahan tersebut, camat hanya menyampaikan bahwa pekerjaan sudah selesai, tanpa memberikan penilaian objektif mengenai mutu hasil pengerjaan.

Temuan ini mendapat sorotan tajam dari Forum Media Sumedang Timur (FMST). Tim independen FMST yang melakukan investigasi menilai pekerjaan CV Haka Mubarok tidak memenuhi standar dan sangat merugikan masyarakat.

“Ketebalan aspal yang dipasang rata-rata hanya 2 cm, jauh di bawah standar jalan kabupaten. Sangat disayangkan proyek yang menggunakan uang rakyat ini dikerjakan dengan kualitas buruk,” ungkap salah satu anggota tim investigasi FMST.

FMST mendorong pihak terkait, khususnya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Sumedang, untuk melakukan evaluasi dan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Mereka menegaskan bahwa proyek dengan anggaran ratusan juta rupiah seharusnya menjadi solusi peningkatan infrastruktur, bukan justru menimbulkan masalah baru.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi atas temuan yang disampaikan oleh tim investigasi dan sorotan publik.
(Fmst)
Proyek Hotmix Jalan Neglasari–Citatah Diduga Asal Jadi, CV Haka Mubarok Kembali Disorot
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully