Makassar, Tribuntujuwali. Com
Orang tua anggota polisi berinisial YZR akhirnya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang kembali viral pada Sabtu, 27 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa persoalan yang melibatkan anaknya sebenarnya telah dibicarakan secara kekeluargaan dan tidak perlu lagi disebarluaskan.
Menurutnya, sebelum isu ini kembali mencuat, kedua belah pihak sudah menjalani proses lamaran dan tukar cincin. Rencana pernikahan pun akan dilanjutkan setelah masa persiapan selesai.
“Sebenarnya tidak perlu diviralkan. Sudah ada pertemuan keluarga, lamaran, dan tukar cincin. Setelah masa persiapan selesai, baru kami melanjutkan ke pernikahan,” jelasnya.
Ia juga menyebut, ketika terjadi proses hukum di pelabuhan, dirinya tetap meminta anaknya bersikap bertanggung jawab. Namun, ia mengaku tidak mengikuti secara detail perkembangan informasi di media sosial karena menilai persoalan tersebut telah diselesaikan.
“Kami sudah menunjukkan tanggung jawab. Tiba-tiba diangkat lagi, makanya kami kaget,” ujarnya.
Terkait adanya pemberitaan ulang, ia menyampaikan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan keluarga sebelum menentukan langkah lanjutan.
“Kalau soal keberatan, saya bicara keluarga dulu. Ini menyangkut semua, bukan keputusan saya sendiri,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak perempuan sebelumnya telah menerima lamaran keluarga, dan laporan di kepolisian disebut sudah dicabut.
“Lamaran sudah diterima, cincin sudah dipasangkan. Pihak perempuan juga sudah mencabut laporan di polres,” tambahnya sambil menunjukkan bukti foto lamaran.
Ia menyayangkan karena peristiwa yang disebut terjadi pada 18 Juli, kembali diberitakan seolah-olah baru terjadi pada Agustus.
“Kejadiannya itu Juli. Tapi di berita ditulis Agustus. Makanya kami heran kenapa diulang-ulang lagi,” jelasnya.
Di akhir pernyataan, ia berharap semua pihak menjaga silaturahmi dan tidak lagi memperkeruh suasana. “Harapan kami, mari bersilaturahmi. Tidak perlu lagi memviralkan masalah ini,” tutupnya.
0Comments