Wahyudin -Tukang Sol Sepatu Sudah 45 Tahun Masih Setia Mangkal di Prapatan Teksip (Pasar Jumat) Melayani Para Pelanggan
Purwakarta- Tribuntujuwali.com
Wahyudin (60) asal Kabupaten Garut yang sudah melakoni profesi tukang sol sepatu dari tahun 80 an masih setia mangkal di Prapatan Teksip/pasar Jumat untuk melayani pelanggannya dari mulai pejabat daerah, TNI /Polri, kuli pabrik bahkan anak sekolah.
Secara tidak langsung Wahyudi sudah melakukan jasanya untuk mengurangi beban masyarakat apalagi kehidupan orangnya pas-pasan.
di hari Minggu 28/12/2025 Wahyudin menjelaskan kepada awak media dari pada beli sepatu /sendal yang baru belum tentu semua orang punya duit, kalau masih bisa diperbaiki saya akan kerjakan. katanya .
Kedatangan Wahyudin ke Purwakarta dari tahun 80 an waktu itu tukang sol sepatu ada 10 orang mulai didepan Beskop Parahyangan sampai Prapatan Teksip/pasar Jumat, dengan perkembangan jaman satu persatu berguguran, ada yang sudah tua ( pensiun) dan sebagai sudah tidak sanggup lagi untuk biaya hidup sehari -harinya belum lagi kontrakan yang harus di bayar perbulannya dari Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu didaerah rawa rokok ( rel kereta api) belum lagi harus ngirim uang sebulan dua kali untuk anak istrinya ke kampung.
Ada yang pulang ke Garut bahkan hijrah ke kota Bandung,tapi Wahyudin dan anaknya (Ena Mulyana) sampai saat ini masih bertahan.
Dari perjalanan sebagai tukang sol sepatu Wahyudin menyaksikan kemajuan pembangunan kabupaten Purwakarta dan perubahan kotanya dan penghasilan pun bertambah tapi bertambah juga biaya hidup, untuk penghasilan Wahyudin sehari-hari dari Rp 30 ribu besarnya Rp 70 ribu itu juga kotor,jelas Wahyudin kepada awak media
Wahyudin masih setia dengan profesinya sebagai tukang sol sepatu demi memenuhi kebutuhan anak dan istrinya.
Wahyudin berharap kepada Bupati Purwakarta Om Zein untuk memperhatikan nasib kami atau memberi modal usaha. ucapnya .
( Ramaldi)
0Comments