KAB. BEKASI, Tribuntujuwali. Com
Sinergi kemanusiaan terwujud dalam tanggapan terhadap bencana banjir yang melanda Kecamatan Pebayuran, dengan berhasilnya evakuasi seorang lansia yang terjebak selama hampir sepekan. Nene Jari (90), warga Kampung Pisang Batu RT 07/03 Desa Karangharja, dievakuasi oleh tim gabungan pada Senin (26/01/2026).
Lansia tersebut terisolir di kediamannya selama enam hari akibat tingginya debit air yang memutus akses jalan. Kondisi fisiknya yang lemah membuat proses evakuasi menjadi prioritas utama petugas.
Sinergi Lintas Instansi
Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kecamatan Pebayuran, Polsek Pebayuran, Koramil 11 Pebayuran, BPBD Kabupaten Bekasi, PERUMDA Kabupaten Bekasi, DESTANA Karangharja yang dipimpin Kepala Dusun II Udin Samsudin, relawan KERM, serta tokoh masyarakat setempat. Meskipun medan berat dengan genangan air tinggi, tim berhasil membawa Nene Jari ke tempat aman untuk mendapatkan perawatan medis.
Dampak Banjir Meluas
Selain Karangharja, banjir juga merendam Kampung Kobak Ceper. Pemukiman terdampak mencakup: - RW 002: RT 004, RT 005, RT 006
- RW 003: RT 007, RT 008, RT 009.
Komitmen Pemerintah Daerah
Camat Pebayuran bersama Pemerintah Desa Karangharja menegaskan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Perwakilan Muspika menyampaikan empati kepada korban dan meminta maaf karena pelayanan belum maksimal akibat keterbatasan di lapangan.
Pihak pemerintah memastikan akan terus menyiagakan personel untuk bantuan logistik dan tenaga, serta melakukan pemantauan intensif hingga kondisi.
(Mulis)
0Comments