Cimahi, Tribuntujuwali.com
Penghormatan juga penghargaan pada sejarah untuk penamaan jalan bukan sekedar urusan administrasi atau mengganti papan nama disetiap sudut dan persimpangan jalan melainkan warisan yang mengacu pada sejarah untuk menjaga ingatan kita tentang mereka.
Guna mengabadikannya dua tokoh, Pemerintah Kota Cimahi merubah jalan jati serut menjadi jalan Soedarna Tresna Manggala dan jalan Aruman menjadi jalan Dann Sugandha.
Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para tokoh dalam perjalanan panjang pembangunan Kota Cimahi.
Wahyu Widyatmoko Ketua DPRD Kota Cimahi menegaskan bahwa pengabdian ini bukan sekedar simbolik melainkan inspirasi bagi generasi penerusnya. tegasnya
Difase awal Pemerintah Kota Administratif (Kotif) Cimahi sebelum menjadi Kota Otonom Soedarna Tresna Manggala dikenal sebagai sosok penting, kiprahnya bagian dari fondasi birokrasi dan tata kelola yang kini terus berkembang sebelum otonomi daerah, kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.
Lalu, Dann Sugandha dinilai memiliki peran strategis dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan daerah, jejak kontribusinya melekat pada pembentukan karakter pelayanan pemerintahan yang tertata serta responsif.
Nama jalan jalan itu kini bukan sekedar jalur lalu lintas, melainkan untuk mengingatkan kita tentang jejak Beliau dalam kiprahnya dipemerintahan.tutup. (*)
0Comments