Ketua AWPI Purwakarta- Ramaldi Mengatakan Betapa Penting Etika, Moral dan Akhlak Manusia Terbingkai oleh Spiritualitas
Purwakarta, Tribuntujuwali. com
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Purwakarta Ramaldi mengatakan
ketiadaan etika dan moral tidak hanya akan menyebabkan akhlak manusia menjadi buruk dan memburuk, tetapi akibatnya yang fatal dari apa saja yang dilakukan akan merugikan atau bahkan mengancam kehidupan orang lain, kerusakan tata lingkungan dan hukum bahkan tata sosial budaya serta agama menjadi kacau.kata Ramaldi pada Rabu (25/Maret 2026)
Ramaldi menjelaskan karena itu semua profesi dan bidang pekerjaan harus dan wajib dilakukan berdasarkan etika dan moral yang baik serta disiplin agar tidak tergelincir pada perbuatan serta hasil dari pekerjaan yang buruk, bukan saja tidak memberi manfaat bagi orang lain, tapi juga dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya sendiri.jelasnya
Orang pintar yang tidak bermoral cukup banyak, sehingga beragam maksiat yang terlihat maupun yang tidak terlihat -- bisa terjadi dan dilakukan dengan sadar atau tidak sadar jika luput dari panduan etika dan moral yang terbingkai dalam akhlak kemuliaan manusia sebagai bagian dari pemberian Tuhan yang harus tetap dijaga agar tidak menjadi manusia yang fasik, jahat, culas, pembohong, ingkar janji, khianat penipu dan maling dalam berbagai bentuk perbuatan -- tak hanya sebatas materi -- tetapi juga melampaui nilai-nilai non materi.ucapnya
Seperti penyelewengan kebijakan, hukum serta beragam bentuk penipuan -- pencitraan -- seperti kamufkase memiliki ijazah dan gelar palsu.ucapnya
Demikian juga dengan sikap dan perilaku palsu, bada-basi sekedar bermanis -manis di bibir -- sementara hati sedang merancang siasat busuk untuk dapat memperdaya orang lain, adalah bagian dari sikap dan sifat munafik yang terselubung.
Karena itu istilah ABS - Asal Bapak Senang di Indonesia telah menjadi perbendaharaan kata yang populer dan penting, meski tak pernah menjadi topik bahasan atau semacam materi kajian penelitian oleh mereka yang bisa disebut para akademisi dari berbagai kampus.lanjutnya
Jadi, Ketiadaan etika dan moral bagi seorang anak manusia di muka bumi ini, perang tanpa rasa malu telah dan sedang terjadi sampai sekarang seperti di Timur Tengah. Apalagi motifnya kepentingan ekonomi atau bahkan ambisi yang diperkuda oleh nafsu hewan untuk menjadi Raja yang dianggap maha perkasa di dunia.ucapnya
Sikap arogan dan sombong seperti dalam peperangan seperti menang pantas dipunahkan ke dalam api neraka, meski untuk sementara cukup dihujani oleh rudal dan dron canggih yang bisa meratakan tanah Israel dan sekutu yang mengecek dengan nafsu dan syahwat syetan Amerika Serikat.ucapnya
Betapa pentingnya etika dan moral bagi manusia yang telah diberi fitrah kemuliaan dari Sang Maha Pencipta jagat raya serta seisinya termasuk semua makhluk yang ada di Bumi -- sungguh patut bertasbih dan bersyukur, agar tak sombong, seakan yakin bahwa di atas langit tak lagi ada di langit. Tentu saja kesadaran serupa ini hanya mungkin dimiliki bagi hanya bagi manusia yang memiliki kesadaran dan kecerdasan spiritual yang ditegakkan oleh etika, moral serta akhlak mulia manusia, bukan binatang dan setan. pungkasnya.
(DN)
0Comments