Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Lingkaran Setan Tramadol di Tambora: Toko Digerebek Hari Ini, Buka Esok Hari, Hukum Seolah Mati

Font size
Print 0
Lingkaran Setan Tramadol di Tambora: Toko Digerebek Hari Ini, Buka Esok Hari, Hukum Seolah Mati


​JAKARTA BARAT, Tribuntujuwali. Com
Di balik deretan botol parfum dan etalase sabun pembersih wajah di Jalan Krendang Selatan, Tambora, tersimpan rahasia umum yang menghantui masa depan generasi muda. Sebuah toko kosmetik diduga kuat hanyalah "panggung sandiwara" untuk peredaran obat keras golongan G, seperti Tramadol, yang dijual bebas kepada remaja tanpa resep dokter.

​Meski warga telah berulangkali menyuarakan keresahan, aktivitas ilegal ini seolah kebal hukum. Praktik "kucing-kucingan" menjadi pola yang membosankan: digerebek, tutup sejenak, lalu kembali beroperasi di bawah kendali aktor intelektual yang sama.

​Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan toko tersebut tampak biasa saja dari luar. Namun, arus pembeli dari kalangan anak muda yang datang silih berganti memicu kecurigaan besar. Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya demi keamanan, menyebut bahwa toko tersebut adalah "titik maut" bagi moralitas remaja sekitar.

​"Kelihatannya jual bedak, tapi isinya racun buat anak muda. Yang beli kebanyakan masih usia sekolah. Kami sudah muak, tapi sepertinya mereka punya 'nyali' lebih besar dari hukum itu sendiri," cetus warga tersebut dengan nada getir, Jumat (13/3/2026).

*​Nyali Kepolisian dan Bayang-Bayang Mafia*

​Ketidakmampuan aparat untuk memberantas tuntas jaringan ini hingga ke akarnya memunculkan pertanyaan besar di tengah publik: Sejauh mana komitmen Polri dalam memerangi narkotika dan obat-obatan terlarang di tingkat akar rumput?

​Publik kini mendesak Kapolda Metro Jaya untuk tidak hanya menangkap "kaki tangan" atau penjaga toko, tetapi juga menyeret para bos mafia pemasok obat tipe G di wilayah Tambora yang selama ini licin bak belut.

*​Jeratan Hukum yang Mandul?*

​Padahal, secara legalitas, ancaman bagi para pelaku sangatlah nyata. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pengedaran sediaan farmasi tanpa izin edar dan keahlian adalah tindak pidana serius:

* ​Ancaman Pidana: Penjara maksimal 12 tahun.
* ​Denda: Hingga Rp5 miliar.

​Namun, di Krendang Selatan, aturan tersebut tampak seperti macan kertas. Pengawasan yang lemah dari pihak berwenang dinilai menjadi karpet merah bagi para "pemain" obat keras untuk terus mengeruk keuntungan di atas kerusakan mental anak bangsa.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polsek Tambora maupun Polres Jakarta Barat terkait lambatnya penindakan di lokasi tersebut. Masyarakat kini menunggu, apakah hukum akan tegak lurus, atau justru kalah oleh cengkeraman bisnis gelap di gang-gang sempit Tambora.
(Red/tim)
Lingkaran Setan Tramadol di Tambora: Toko Digerebek Hari Ini, Buka Esok Hari, Hukum Seolah Mati
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully