Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Pendekatan Humanis Dinilai Lebih Tepat dalam Menangani Kasus Senjata Mainan di Ruang Publik

Font size
Print 0
Pendekatan Humanis Dinilai Lebih Tepat dalam Menangani Kasus Senjata Mainan di Ruang Publik

MAKASSAR, Tribuntujuwali. Com
3/3/2026. Tindakan tidak terkontrol di jalan atau ruang publik seperti bermain tembak-tembakan menggunakan senjata mainan dinilai sebagai sebuah kesalahan. Namun, penindakan yang dianggap berlebihan terhadap pelaku juga menuai sorotan dari sejumlah pihak.

Agung, yang mengatasnamakan Dewan Komando Legend 120, menilai bahwa pendekatan aparat seharusnya mengedepankan edukasi dan pembinaan, bukan tindakan represif.

“Melakukan tindakan tidak terkontrol di jalan atau di ruang publik seperti bermain tembak mainan memang adalah kesalahan. Tapi untuk menindaki itu secara berlebihan, itu lebih salah,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Agung, alasan bahwa banyak masyarakat merasa terganggu memang patut menjadi perhatian. Namun, ia mengingatkan bahwa para pelaku juga merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan arahan, bukan perlakuan yang berlebihan.

“Ingat, yang melakukan itu juga masyarakat. Bukan teroris, bukan kelompok separatis, bukan juga perampok. Mereka hanya butuh edukasi dan diarahkan, bukan dihabisi hidupnya dengan senjata asli milik negara,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan jika persoalan yang melibatkan senjata mainan harus berujung pada penggunaan senjata api sungguhan oleh aparat.

“Sangat lucu ketika senjata mainan harus diperhadapkan dengan senjata asli,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agung berharap pimpinan kepolisian dan pemerintah dapat lebih bijak dalam mengambil langkah penindakan, serta tidak memandang masyarakat yang melakukan pelanggaran ringan sebagai ancaman negara.

“Tabe’ bapak pimpinan kepolisian, pimpinan pemerintah, jangan anggap mereka benalu di negeri sendiri yang sedikit saja di luar dari aturan harus dimusnahkan. Tolong arahkan mereka, bukan memusuhi mereka,” pungkasnya.

Ia pun mendorong agar ke depan pendekatan humanis dan dialogis lebih diutamakan dalam menyikapi persoalan sosial di ruang publik. Dengan demikian, ketertiban tetap dapat terjaga tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan serta rasa keadilan di tengah masyarakat.
(*)
Pendekatan Humanis Dinilai Lebih Tepat dalam Menangani Kasus Senjata Mainan di Ruang Publik
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully