Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Ujian Integritas AKBP Rita Suwadi : Mampukah Polres Majalengka Sikat Sindikat Jamari cs Hingga ke Akar?

Font size
Print 0
Ujian Integritas AKBP Rita Suwadi : Mampukah Polres Majalengka Sikat Sindikat Jamari cs Hingga ke Akar?

Majalengka, Tribuntujuwali. Com
04 Maret 2026 investigasi mendalam yang dilakukan oleh Tim Redaksi NASIONAL mengungkap tabir gelap peredaran obat-obatan terlarang Golongan G yang kian masif di wilayah hukum Polres Majalengka. Mirisnya, peredaran ini diduga kuat berjalan mulus akibat adanya praktik pembiaran dan perlindungan (beking) dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) tingkat tinggi.

Peredaran masif obat keras Golongan G (Tramadol, Trihexyphenidyl, dsb) tanpa izin edar resmi yang menyasar kalangan buruh pabrik dan generasi muda.

Diduga dikendalikan oleh sindikat besar berinisial JAMARI, EGON, AGAM dan BREWOK yang disebut-sebut sebagai "Bos Besar" di Majalengka. Investigasi juga menyoroti sikap pasif oknum Polsek setempat yang seolah melempar tanggung jawab.

APA TANGGAPAN KAPOLRES MAJALENGKA AKBP RITA SUWADI  S.H

Terdeteksi di titik-titik krusial Kabupaten Majalengka, meliputi: Kertajati, Palasah, Dawuan, Kasokandel, Bongas, dan Nabati.

Praktik ini berlangsung secara konsisten dan semakin meresahkan menjelang bulan suci Ramadhan 2026, memicu reaksi keras dari tokoh masyarakat dan ulama.

Didorong oleh keuntungan fantastis mencapai puluhan juta rupiah per hari dan lemahnya penegakan hukum akibat dugaan intervensi oknum yang membekingi para bandar.

Obat-obatan dijual secara bebas kepada buruh pabrik sebagai "obat kuat kerja", sementara saat dikonfirmasi, pihak Polsek terkesan enggan bertindak dengan dalih "silakan tanya ke Satnarkoba," sebuah retorika klasik yang mengindikasikan ketidakberdayaan atau kesengajaan.

Pernyataan Kritis & Fakta Lapangan
Ironi di Wilayah Hukum Polres Majalengka Investigasi menemukan bahwa peredaran ini bukan lagi rahasia umum, melainkan "rahasia yang dipelihara". Sikap aparat yang cenderung defensif saat dikonfirmasi menunjukkan adanya degradasi fungsi penegakan hukum di tingkat akar rumput.

Suara Ulama dan Ancaman Sosial
Tokoh agama KH. ASEP memberikan peringatan keras: "Ini adalah pembunuhan karakter dan kesehatan generasi muda secara sistematis. Jika APH diam, kami para kiyai se-Majalengka yang akan bergerak melakukan 'woro-woro' (sosialisasi masif) untuk menyelamatkan umat."

Eksploitasi Buruh Pabrik dan pemuda 
Para buruh pabrik yang menjadi konsumen utama adalah korban ganda—diperas tenaganya oleh pekerjaan, dan dirusak fisiknya oleh obat-obatan ilegal demi mengejar target produksi. Hal ini menciptakan lingkaran setan kemiskinan dan ketergantungan.

Kepada Kapolri & Kapolda Jabar: 
Segera turunkan tim Propam untuk memeriksa dugaan "beking" di wilayah Polres Majalengka. Jangan biarkan marwah institusi Polri tergadai oleh oknum pengejar setoran.

Kepada Kemenkes RI & BPOM: 

Lakukan audit dan sidak besar-besaran terhadap distribusi farmasi di wilayah industri Majalengka.

Segera instruksikan langkah preventif melalui Satpol PP dan Dinas Kesehatan untuk membersihkan titik-titik peredaran obat tersebut sebelum masuknya bulan suci Ramadhan.

"Keadilan tidak akan tegak selama hukum bisa dibeli dengan recehan dari bisnis penghancur generasi."


TIM Investigasi Redaksi Seputartikus.com
WA 08131679759.
Ujian Integritas AKBP Rita Suwadi : Mampukah Polres Majalengka Sikat Sindikat Jamari cs Hingga ke Akar?
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully