PURWAKARTA- Tribuntujuwali-com
Meletus di Purwakarta! Diskominfo Purwakarta dituduh melanggar kesepakatan kerjasama media dengan sejumlah wartawan dan organisasi media yang tergabung di Presidium Organisasi Media dan Pokja Pasawahan Pondoksalam (Pasapon). Aksi protes keras diluncurkan setelah Diskominfo Purwakarta diduga merealisasikan kerjasama media tanpa mempertimbangkan kesepakatan awal.pada Kamis ( 2/4/2026).
Sebelumnya, para wartawan, DPRD, dan Diskominfo telah sepakat menunda kegiatan kerjasama ini karena pagu anggaran yang turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, data LPSE menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sudah terealisasi, memicu kemarahan para wartawan dan organisasi media.
"Ini adalah pelanggaran kesepakatan yang tidak dapat diterima!" tegas Lambert Lilypali, Koordinator Presidium Organisasi Media. "Kami akan terus memperjuangkan hak-hak kami dan menuntut transparansi dari Diskominfo Purwakarta! Jika memang benar Diskominfo Purwakarta telah merealisasikan kerjasama media tanpa mempertimbangkan kesepakatan awal, maka kami akan melakukan aksi lebih lanjut untuk memperjuangkan hak-hak kami. Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus menuntut transparansi dan keadilan!"katanya.
Kami meminta Diskominfo Purwakarta untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas tindakan mereka. Kami juga meminta DPRD Purwakarta untuk mengawasi dan memastikan bahwa proses kerjasama media ini dilakukan dengan transparan dan adil.pungkasnya.
(Ramaldi/tim)
0Comments