Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gaungkan Lagu Baru: Potret Polisi Manunggal dengan Rakyat dan Jiwa Satya Haprabu
MATARAM, Tribuntujwali. Com
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, sebuah karya seni berupa lagu bertema kepolisian resmi diluncurkan. Lagu ini didedikasikan untuk memupuk rasa cinta tanah air sekaligus menggambarkan komitmen mendalam Korps Bhayangkara yang menyatu dengan masyarakat.
Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K, M.M, menyampaikan bahwa peluncuran lagu ini bukan sekadar momentum perayaan, melainkan sebuah refleksi filosofis dari pengabdian Polri selama delapan dekade di Indonesia.
"Lagu ini lahir dari saripati pengabdian Polri. Di usia yang ke-80 ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa identitas Polisi Indonesia adalah manunggal dengan rakyat, memegang teguh asas Satya Haprabu (setia kepada negara dan pimpinannya), serta kesiapan untuk berbakti melampaui panggilan tugas," ujar Kabid Humas dalam keterangannya di Mataram.
Pesan Mendalam di Setiap Bait
Menurut Kabid Humas, lirik dalam lagu baru ini dirancang untuk menyentuh hati masyarakat sekaligus menjadi pelecut semangat bagi seluruh personel kepolisian, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat. Ada tiga pilar utama yang diangkat dalam karya musik ini:
Kemanunggalan dengan Rakyat: Menegaskan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang tidak berjarak dengan masyarakat.
Satya Haprabu: Ikrar kesetiaan tertinggi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Berbakti Melampaui Panggilan Tugas: Menggambarkan kisah-kisah humanis personel Polri di lapangan yang kerap mengorbankan kepentingan pribadi demi kemanusiaan dan keamanan negara. Alat Pemersatu dan Penguat Jiwa Nasionalisme.
Polda NTB berharap lagu ini dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai platform digital. Melalui nada dan lirik yang menggugah, diharapkan rasa saling percaya dan sinergitas antara polisi dan warga semakin kokoh.
"Musik adalah bahasa universal. Melalui lagu ini, kami ingin mengetuk hati masyarakat bahwa Polri adalah bagian dari mereka. Kami ada karena rakyat, dan seluruh dedikasi ini kami kembalikan untuk kedamaian Indonesia," tutup Kombes Pol. Mohammad Kholid. (*)
0Comments