SUMEDANG, Tribuntujuwali. Com
Pak Uju, warga Dusun Sukamaju RT 02/RW 03, Desa Sukamanah, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, tengah berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya.
Di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun, ia juga harus menghadapi kesulitan ekonomi sehingga berharap adanya perhatian dari pemerintah, para dermawan, dan masyarakat yang memiliki kepedulian sosial.
Sejak terserang stroke, aktivitas Pak Uju menjadi sangat terbatas. Ia tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi tersebut membuat pengobatan yang seharusnya dijalani secara rutin sering terkendala karena keterbatasan biaya.
Cobaan yang dialaminya semakin berat setelah sang istri meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kini, Pak Uju hanya tinggal bersama anak bungsunya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Meski tetap berusaha melanjutkan pendidikan, kebutuhan harian sang anak, termasuk uang jajan, selama ini dibantu oleh saudara sepupunya.
Dengan penuh harap, Pak Uju mengaku tidak mengetahui harus meminta bantuan kepada siapa. Ia hanya berharap ada uluran tangan dari pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat yang memiliki kemampuan untuk membantu biaya pengobatan serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Saya hanya berharap ada bantuan untuk biaya berobat dan kebutuhan hidup.
Semoga masih ada yang peduli dan bersedia membantu," ujar Pak Uju.
Kisah yang dialami Pak Uju menjadi gambaran bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Diharapkan pemerintah daerah, instansi terkait, serta para dermawan dapat memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing agar Pak Uju dapat menjalani pengobatan secara layak, sekaligus memastikan anaknya tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terhambat oleh kondisi ekonomi keluarga.
(H.iik)
0Comments