Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Breaking
News

Rozia Angel, Bobotoh Muda yang Konsisten Lestarikan Seni Ketangkasan Domba Garut

Font size
Print 0
Rozia Angel, Bobotoh Muda yang Konsisten Lestarikan Seni Ketangkasan Domba Garut

Tasikmalaya, Tribuntujuwali. Co.id
11/7/2026. Di tengah berkembangnya Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG), muncul sosok perempuan muda yang menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya Sunda tidak mengenal batas usia maupun gender. Ia adalah Rozia Angels Arbhaat, yang akrab disapa De Zia, seorang bobotoh muda asal Kampung Cikuya, Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

De Zia menjadi salah satu perempuan muda yang aktif terlibat dalam pelestarian Seni Ketangkasan Domba Garut. Kehadirannya sekaligus mematahkan anggapan bahwa dunia ketangkasan domba hanya didominasi kaum pria. Dengan penuh semangat, ia ikut merawat, mendampingi, dan mengawal domba kesayangannya setiap kali tampil di pamidangan (arena), sebagai bentuk kecintaan terhadap warisan budaya Sunda.

Di Padepokan Angel, nama domba "Bule Pirang" kini menjadi ikon yang tak terpisahkan dari sosok De Zia. Domba tersebut selalu berada dalam pendampingannya saat mengikuti berbagai kegiatan maupun ajang Seni Ketangkasan Domba Garut, sehingga keduanya dikenal sebagai pasangan yang kompak di kalangan pecinta SKDG.

Sebagai anak dari H. Sopian (Angel), De Zia merupakan satu-satunya dari empat bersaudara yang memilih meneruskan hobi sekaligus kecintaan sang ayah terhadap Seni Ketangkasan Domba Garut. Baginya, melestarikan budaya bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi juga menghormati perjuangan generasi terdahulu yang telah merawat dan mengembangkan kesenian khas Sunda tersebut.

Kehadiran De Zia menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan, untuk tidak ragu berperan aktif dalam menjaga budaya daerah. Semangat, dedikasi, dan kecintaannya terhadap Seni Ketangkasan Domba Garut membuktikan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin.

Melalui sosok Rozia Angel atau De Zia, harapan akan keberlangsungan Seni Ketangkasan Domba Garut di masa depan semakin kuat. Generasi muda seperti dirinya menjadi bukti bahwa warisan budaya Sunda akan terus hidup, berkembang, dan tetap dicintai oleh generasi penerus.

Penulis (H.iik)
Rozia Angel, Bobotoh Muda yang Konsisten Lestarikan Seni Ketangkasan Domba Garut
Check Also
Next Post

0Comments

Special Ads
Link copied successfully