JOMBANG, tribuntujuwali.com
12/9/2026. Kepengurusan baru BPC PERADIN Jombang Periode 2026–2029 langsung tancap gas. Ketua Terpilih Sandy Dolorosa H., S.H., C.ME., C.NNLP., CM.NLP., C.NS., memulai langkahnya dengan menggelar pertemuan silaturahmi bersama jajaran pengurus demisioner periode 2024–2026.
Kegiatan yang digelar Jumat malam, 11 September 2026 di Pawon Djowo Resto & Cafe Jombang itu berlangsung akrab dan penuh kehangatan. Ini menjadi agenda perdana Sandy setelah resmi dipercaya memimpin BPC PERADIN Jombang.
Mengangkat tema "Bawa PERADIN BPC Jombang Naik Kelas!", acara tersebut dihadiri hampir seluruh pengurus lama. Hanya satu pengurus yang tidak hadir karena harus menunaikan tugas dinas di luar kota. Kehadiran mereka dinilai membuktikan bahwa ikatan kekeluargaan dan komitmen memajukan BPC PERADIN Jombang tetap terpelihara meski masa jabatan telah usai.
Dalam sambutannya, Sandy menjelaskan bahwa pertemuan itu ditujukan untuk membuka ruang dialog selebar-lebarnya. Ia ingin menampung semua masukan, pengalaman, dan catatan dari para pengurus demisioner.
"Kami ingin mendengar apa pun itu dari para pengurus demisioner. Yang sudah baik akan kita teruskan, dan yang masih bisa diperbaiki akan kita maksimalkan bersama," ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan Program 100 Hari Kerja yang telah disiapkan. Poin "Fondasi Kuat" dan "Lanjutan dari fondasi pengurus 2024–2026" menjadi pijakan utama. Bagi Sandy, kepemimpinan baru BPC PERADIN Jombang tidak dimulai dari nol, melainkan meneruskan dan menyempurnakan apa yang sudah dirintis pengurus sebelumnya.
Usai pertemuan itu Sandy langsung menyiapkan langkah lanjutan, yakni berkoordinasi dengan seluruh anggota BPC PERADIN Jombang. Saat ini, anggota yang terdata berjumlah 27 orang. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal agar setiap anggota merasa dilibatkan, didengar, dan diberi ruang berperan.
Sandy mengajak seluruh anggota BPC PERADIN Jombang untuk aktif dan optimistis bahwa organisasi ini mampu memberi manfaat nyata.
"Saya ingin setiap anggota merasa bahwa PERADIN ini adalah rumah bersama. Mari kita aktif, mari kita berkontribusi, dan mari kita buktikan bahwa organisasi ini benar-benar hadir untuk memberi manfaat," ajaknya.
Tidak hanya membenahi internal, Sandy juga menjadwalkan pertemuan dengan pengurus LBH Mahaka, lembaga yang berada di bawah naungan BPC PERADIN Jombang. Langkah ini menjadi bagian dari komitmennya memperkuat sinergi antara organisasi induk dan lembaga bantuan hukum di bawahnya.
Sandy menegaskan ingin menyejahterakan anggota LBH dan siap menjalin kerja sama nyata dengan Ketua LBH Mahaka tanpa sekat. Menurutnya, LBH bukan hanya mitra struktural, tetapi bagian integral dari perjuangan BPC PERADIN Jombang.
"Kolaborasi harus nyata, bukan hanya di atas kertas. Saya siap bekerja sama dengan Ketua LBH Mahaka tanpa sekat, karena tujuan kita sama: membawa PERADIN BPC Jombang naik kelas dan memberi manfaat sebesar-besarnya," tegasnya.
Acara yang berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 WIB itu diawali dengan registrasi dan makan malam bersama. Suasana makin akrab saat sesi Serah Terima Informasi dan Laporan Organisasi. Dalam sesi itu, pengurus demisioner memaparkan data anggota, kondisi keuangan, aset, serta dokumen organisasi secara terbuka.
Sesi Sinkronisasi Program Kerja turut membahas capaian dan program yang belum tuntas, sehingga pengurus baru memperoleh gambaran utuh. Diskusi berjalan konstruktif dengan saran dan arahan berharga dari para pengurus lama. Momen itu menjadi jembatan pengetahuan sebelum pengurus baru membahas Rencana Kerja Jangka Pendek.
Rangkaian acara ditutup dengan doa dan foto bersama. Dengan fondasi yang kuat, komunikasi terbuka, serta komitmen melibatkan seluruh anggota dan berkolaborasi tanpa sekat, kepengurusan baru diharapkan membawa BPC PERADIN Jombang benar-benar "Naik Kelas" — bukan hanya dari sisi jumlah anggota, tetapi juga dari rasa memiliki, peran, dan kebanggaan seluruh anggotanya.(red)