SUMEDANG, tribuntujuwali.com
Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma'ruffi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang melaksanakan monitoring langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital Serentak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan monitoring yang dimulai sekitar pukul 09.50 WIB tersebut dilaksanakan untuk memastikan proses pemungutan suara berbasis elektronik berjalan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.
Kapolres Sumedang mendampingi Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, S.H., M.Kn., Dandim 0610/Sumedang Letkol Kav. Boyke Antonius Nainggolan, S.IP., M.Han., dan Danyonif 301/PKS Letkol Inf. Arie Tetuko, S.IP., M.IP.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Hj. Tuty Ruswati, S.Sos., M.Si., CPM., Kalapas Kelas IIB Sumedang Bima Ganesha Widyadarma, A.Md.IP., S.Sos., M.H., Dansubdenpom Sumedang Kapten CPM Cecep, para kepala perangkat daerah, pejabat utama Polres Sumedang, serta unsur Forkopimcam Sumedang Selatan.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran monitoring meliputi TPS 2 Desa Baginda, TPS 1 Desa Cipancar, serta TPS 1 dan TPS 2 Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Dalam kunjungannya, Kapolres Sumedang bersama rombongan meninjau kesiapan petugas penyelenggara, proses pemungutan suara secara elektronik, serta situasi keamanan di lingkungan tempat pemungutan suara.
Kapolres Sumedang menegaskan pentingnya sinergitas seluruh unsur pengamanan dalam mendukung penyelenggaraan Pilkades Digital Serentak Tahun 2026.
“Kami bersama Forkopimda Kabupaten Sumedang melaksanakan monitoring langsung untuk memastikan seluruh tahapan pemungutan suara Pilkades Digital Serentak 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran TNI-Polri merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan hak demokrasinya,” ujar Kapolres Sumedang dalam draf pernyataan untuk publikasi.
Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel pengamanan agar senantiasa menjaga netralitas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Seluruh personel Polres Sumedang yang terlibat pengamanan harus melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap menjaga netralitas. Kami terus berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama tahapan Pilkades berlangsung,” tegasnya.
Selain memastikan situasi keamanan, Kapolres Sumedang turut mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan menghormati perbedaan pilihan dalam pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.
“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Pilkades Digital Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Sumedang merupakan bagian dari transformasi penyelenggaraan demokrasi desa melalui penerapan sistem pemungutan dan penghitungan suara secara elektronik.
Penerapan teknologi digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam proses pemilihan kepala desa.
Berdasarkan hasil monitoring di sejumlah TPS wilayah Kecamatan Sumedang Selatan, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Red)