Klarifikasi: Oknum TNI Berinisial SFR Bantah Tudingan Penampungan Solar Subsidi di Kolut*
Klarifikasi: Oknum TNI Berinisial SFR Bantah Tudingan Penampungan Solar Subsidi di Kolut*
KOLAKA UTARA, TribuTujuwali.com – Pria berinisial SFR yang disebut dalam pemberitaan beberapa hari ini terkait dugaan penampungan dan penyelundupan BBM bersubsidi jenis solar di Kolaka Utara, akhirnya angkat bicara.
Melalui klarifikasi via telepon seluler, Minggu (26/7/2026), SFR membantah seluruh tudingan tersebut., Minggu ( 26/07/26 )
*Isi Klarifikasi oknum TNI inisial, Sdr, menegaskan bahwa dirinya sudah lama tidak aktif melakukan kegiatan tersebut,BBM bersubsidi jenis solar ,
Sudah menjelang empat tahun (4 ) tahun saya sudah pensiun di kegiatan BBM bersubsidi jenis solar
Terkait adanya kegiatan BBM jenis solar, sudah 4 tahun lalu kami sudah stop melakukan kegiatan BBM jenis solar," ujar SFR.
Minggu /26/07/26
Ia juga menyayangkan adanya pemberitaan yang menyeret namanya. Menurutnya, narasumber yang memberikan data kepada wartawan Tribuntujuwali.com dianggap keliru dalam menyampaikan informasi.
Data yang diberikan narasumber itu ada kekeliruan," katanya.
Minggu/26/07/26
*Hak Jawab dan Kode Etik Jurnalistik*
SFR mengatakan dirinya menggunakan hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Ia meminta agar diberikan ruang klarifikasi di kantor redaksi media yang memberitakan, sebagai hak dari pihak yang merasa dirugikan.
Kami minta hak untuk klarifikasi di kantor redaksi tersebut," tegasnya.Minggu/26/07/26
*Sikap Redaksi http://TribuTujuwali.com*
Sesuai UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, _Tribuntujuwali.com_ wajib memuat hak jawab secara berimbang dan tanpa mengurangi substansi.
Kami mencatat poin penting dari klarifikasi SFR:
1. *Membantah* terlibat penampungan dan penyelundupan solar subsidi saat ini.
2. *Mengaku sudah pensiun* dan sudah berhenti dari kegiatan BBM solar selama 4 tahun terakhir.
3. *Menilai ada kekeliruan data* dari narasumber.
Pemberitaan sebelumnya tetap kami pertanggungjawabkan berdasarkan data dan keterangan narasumber yang ada. Namun demi keberimbangan, ini kami muat secara utuh..
Kami juga terbuka jika SFR berkenan hadir langsung ke kantor redaksi _Tribuntujuwali.com_ untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut dan dokumen pendukung.
*Tuntutan Kontrol Tetap Jalan*
Terlepas dari bantahan ini, dugaan praktik penimbunan BBM subsidi di wilayah Kolaka Utara tetap menjadi perhatian publik.
Dan narasumber
Kami kembali mendesak *Pomdam XIV/Hasanuddin, Denpom Kolaka, dan Polres Kolaka Utara* untuk melakukan pengecekan dan sidak ke lapangan. Siapapun pelakunya, jika terbukti melanggar hukum harus diproses.Penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya karena ada bantahan. Bukti di lapangan yang akan menjawab.ucap narasumber .Minggu /26/07/26
*Catatan Redaksi:* Tribuntujuwali.com
Berita ini adalah hak jawab dari Sdr. SFR. _Tribuntujuwali.com_ berkomitmen memberitakan berimbang. Kami masih menunggu tanggapan resmi dari institusi TNI dan Aparat Penegak Hukum terkait dugaan di lapangan.ucap redaksi,Minggu/26/07/26
Mau lanjut gimana?*
1. *Opsi 1*: Kita undang SFR ke kantor buat BAP + klarifikasi tertulis biar lebih kuat
2. *Opsi 2*: Saya bikinkan surat "Undangan Klarifikasi" resmi dari redaksi ke SFR
3. *Opsi 3*: Kita tetap sidak lapangan diam-diam buat cek apakah masih ada aktivitas.( Tim Redaksi )

0Comments