Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

heder

Pramono Anung Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta, Kini Lebih Modern

Monday, October 12, 2026 | October 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T12:28:21Z
Pramono Anung Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta, Kini Lebih Modern



JAKARTA TIMUR, tribuntujuwali.com
Hasil rehabilitasi total gedung SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih modern, nyaman, dan inklusif. Kedua sekolah yang ditata secara terintegrasi itu kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari lift, perpustakaan, kantin, hingga sarana olahraga.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau hasil rehabilitasi dan integrasi bangunan kedua sekolah tersebut, Senin (12/10/2026). Dalam peninjauan itu, Pramono didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, serta Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, Horale Tua Simanullang.

“Sekolah ini tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Fasilitasnya lengkap, mulai dari lift, perpustakaan, kantin, ruang belajar yang representatif, hingga sarana olahraga,” kata Pramono.

Selain fasilitas utama tersebut, kompleks sekolah juga dilengkapi musala, ruang terbuka hijau, fasilitas ramah disabilitas, serta sistem proteksi kebakaran. Berbagai fasilitas itu dihadirkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Pramono menjelaskan, kedua sekolah yang telah berdiri selama sekitar 50 hingga 60 tahun itu direhabilitasi dengan konsep bangunan vertikal. Penataan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan, sehingga area yang tersedia dapat digunakan secara lebih efektif, termasuk untuk penyediaan sarana olahraga.

“Karena lokasinya berdekatan, kedua sekolah ini ditata menjadi satu kesatuan yang lebih terintegrasi. Kami ingin memastikan siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum direhabilitasi, bangunan sekolah memiliki pola penataan yang berbeda dengan kondisi saat ini. Melalui konsep pembangunan vertikal, pemanfaatan ruang diharapkan menjadi lebih optimal.

“Dulu bangunannya datar, dan sekarang dilakukan renovasi serta diintegrasikan dengan konsep vertikal agar lahannya bisa digunakan untuk sarana olahraga,” jelasnya.

Rehabilitasi SMPN 91 Jakarta juga ditujukan untuk meningkatkan daya tampung dan memperbaiki pola penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Dengan penataan tersebut, sekolah diharapkan dapat menyelenggarakan pembelajaran dalam satu sif, sehingga kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya di Kelurahan Pekayon, dapat terlayani dengan lebih baik.

Rehabilitasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta merupakan bagian dari program rehabilitasi total gedung sekolah tahun anggaran 2025 yang mencakup 19 gedung sekolah di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 gedung dilaporkan telah selesai dibangun dengan total anggaran sekitar Rp876,9 miliar yang tersebar di lima wilayah kota administrasi.

Pramono menegaskan, pembenahan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Jakarta. Upaya tersebut juga didukung melalui program bantuan pendidikan, antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Dengan melakukan revitalisasi gedung sekolah lama, sarana dan prasarana pendidikan menjadi lebih baik. Ini membuat Jakarta menjadi lebih baik di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Jakarta kini menempati posisi teratas sebagai kota pelajar di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Pramono dalam peninjauan, meski indikator dan sumber pemeringkatannya belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas 8D SMPN 91 Jakarta, Riva Hidayat, menyambut positif perubahan kondisi gedung sekolahnya. Menurutnya, fasilitas baru membuat suasana belajar lebih nyaman sekaligus meningkatkan semangatnya untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.

Riva menyebut lift dan kamar mandi sebagai beberapa fasilitas yang paling dirasakan perbedaannya dibandingkan dengan kondisi sekolah sebelumnya.

“Gedung yang sekarang sangat bagus. Jadi saya semakin semangat untuk belajar di sekolah ini. Harapan saya, karena sekolah kita sekarang sudah bagus seperti ini, murid-muridnya juga berprestasi dan sekolah ini menjadi sekolah unggulan di Jakarta,” ujar Riva.

Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan penataan bangunan yang terintegrasi, kedua sekolah tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif serta mendorong peningkatan prestasi peserta didik di Jakarta Timur.(Redaksi) 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pramono Anung Tinjau Hasil Rehabilitasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta, Kini Lebih Modern

Trending Now

Iklan